Pembangunan TPS di Kecamatan Pamatang Sidamanik Terancam Batal

 




Simalungun, Hariandjakarta

Rencana pembangunan Tempat Penampungan sampah Sementar (TPS) di nagori sait buttu saribu kecamatan pematang sidamanik dengan besaran pagu berkisar 1,9 Miliyar terancam batal.

Informasi terancam batalnya pembangunan  Tempat Penampungan  sampah Sementara (TPS)  tersebut setelah DPRD komisi I melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama kepala dinas Lingkungan Hidup, kamis (31/3/22)

Dalam RDP, Sastra joyo sirait bersama Histoni sijabat dan Junita Munte meminta penjelasan rencana pembangunan TPS  yang direncanakan itu dengan memiliki anggaran 1,9 Miliyar

Edy sinaga yang selaku kepala dinas Lingkungan Hidup menjelaskan, Menurutnya rencana pembangunan TPS dilakukan di kecamatan Pamatang sidamanik karena dianggap pantas. Edy juga mengatakan untuk luas bangunan sendiri seluas 20x25 m dan tanah tersebut adalah hibah dari salah satu warga seluas 20x25m.

Mendengar penjelasan Edy, Sastro joyo sirait sebagai Kordinator Bidang (Kobid) di komisi I yang mendampingi Histoni Sijabat ketua komisi dan Junita Munte sekretaris komisi meminta surat keterang hibah dari masyarakat pemilik tanah, Sangat disayangkan dalam surat hibah tanah dijelaskan Tukimin sebagai pihak 1 menghibahkan kepada Ngatio selaku perwakilan pemerintahan dianggap belum maksimal sehingga perlu dipertimbangkan lagi karena tidak memiliki saksi dari pihak keluarga selaku pemberi hibah.

Selanjutnya, menurut Junita munte untuk bangunan dengan ukuran 20x25 m memakan biaya 1,9Miliyar itu sangatlah terlalu tinggi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat menyimpulkan agar Edy Sinaga kembali melakukan pengkajian kembali demi menjaga persoalan kedepan harinya.

Sementara itu, Ngatio Pangulu Nagori saat dikonfirmasi mengatakan akan mengembalikan tanah yang dihibahkan dengan atas namanya sebagai perwakilan pemerintah jika memang nantinya beresiko kedalam persoalan.

"Ia pak..saya bersedia mengembalikan tanah itu kepada pemiliknya kalau memang tidak jadi dibangun menjadi Tempat Pembuangan sampat Sementara" ucapnya melalui telpon seluler


Penulis, Robin silaban

Komentar