Memperbaiki Mutu Pendidikan, Kabupaten Simalungun Rencanakan Aktifkan Kembali Pembelajaran Enam Hari.



Simalungun, Hariandjakarta
Untuk memperbaiki peningkatan mutu pendidikan di kabupaten simalungun, Pemerintahan kabupaten simalungun kembali merencanakan akan mengaktifkan jam pembelajaran sekolah selama enam hari.

Diketahui, selama ini jam pembelajaran sekolah di kabupaten simalungun yang aktif hanya lima hari, menurut ZW silalahi kadis dinas pendidikan, Pelaksanaan pembelajaran disekolah yang belakangan ini hanya dilakukan 5 hari dalam satu minggu dianggap kurang epektif dalam menimbah ilmu.

Diwaktu terpisah ZW silalahi menjelaskan, Dinas pendidikan telah mengusulkan kepada Bupati supaya waktu pembelajaran di sekolah kembali ke enam hari, dan usulan itu telah sampai kepada Bupati dan tinggal menunggu hasil dari perubahan undang undang Peraturan Bupati ( Perbup).

ZW silalahi berharap, Dengan cepat selesainya perubahan Perbup yang mendukung kepada pelaksanaan pembelajaran enam hari maka pelaksanan akan segera berjalan.

" Semakin cepat semakin baik, kalau itu bisa selesai minggu ataupun bulan depan, kegiatan pembelajaran selama enam hari juga segera dilaksanakan" ucap ZW silalahi


Jam Kerja Bertambah, TPP Tidak Cair " Korwil Merasa Semakin Terbebani"
Dengan wacana bertambahnya jam kerja pada dinas pendidikan, Salah satu Kordinator Wilayah (Korwil) yang tidak mau disebutkan namanya dalam pemberitaan mengatakan semakin mengalami pertambahan beban.

Hal tersebut diucapkan oleh sang Korwil di salah satu warung kopi kepada Hariandjakarta.com, Selasa (12/4/22).

Korwil tersebut mengatakan, TPP adalah salah satu hak yang diharapkan harapkan dan itu hingga saat ini belum di cairkan.

Korwil tersebut berharap  Dibalik memiliki program progam yang baik,  berharap kepada pemerintahan agar memperhatikan memperhatikan kebutuhan para bawahanya, " Setiap bergerak kan memakai biaya, biaya minyak kendaraan dan sebagainya" ucapnya dengan setengah kesal

Robs 

Komentar