KERAJAAN SANGGAU MEMPUYAI 2 RAJA PAKUNEGARA DAN SURYANEGARA


 Jakarta 15/4/2022,Secara waris dan pewaris Gusti Yaman adalah yang paling berhak bertahta di pakunegara beringin cuma karena beliau merasa sudah tua dan memiliki keterbatasan ruang gerak maka beliau mewariskannya kepada dicky arianto,


Dicky arianto tidak pernah mengaku ngaku jadi sultan tetapi dicky arianto memang diwariskan menjadi sultan dari keturunan gusti yaman istana pakunegara beringin sanggau

Gusti yaman cucu kandung Panembahan HM said pakunegara direstui ketua majelis kerabat keraton sanggau Gusti Mustaan

Pakunegara atau istana beringin punya struktur adat sendiri dan tidak menyalahi tata karama. Kami ada penghulu ugama ada wali mulia ayahanda Gusti yaman.


Kami memang tidak menganut wali negeri seperti yang keraton suryanegara beritakan

Karena di sanggau tidak mengenal wali negeri, apalagi adat raja/panembah/sultan yang di nobatkan oleh wali negeri tidak dikenal dalam sejarah dan adat istiadat pakunegara sanggau/kesultanan sanggau

Adanya dua keraton di sanggau itu sudah sejak lama yakni rumah darat/suryanegara sekarang dan Rumah laut/pakunegara



 seharusnya kepemimpinan dilakukan secara bergiliran antara rumah darat dan rumah laut, namun sesuai kesepakatan dan kemufakatan hasil dari pada rapat di masjid Sultan Ayub pada 26 agustus 2006 disepakati pakunegara dan suryanegara dipersilahkan memiliki raja masing-masing

Jadi intinya istana beringin/pakunegara punya urusan dan hak untuk menentukan pemimpin sendiri begitu juga istana suryanegara silahkan mengurus urusan sendiri.

Satu-satunya cucu raja yg masih hidup yakni ayahanda gusti yaman cucu kandung dari Panembahan HM Said Pakunegara,di restui oleh ketua majelis kekerabatan keraton sanggau Gusti Mustaan yang merupakan keturunan langsung Sultan Ayub Pakunegara,sisi tidak sahnya dimana


Pada saat penunjukan dan angkat restu dilakukan secara terbuka disaksikan oleh masyarakat adat,dan tidak ada yang komplain,pada tanggal 09-09-2019 berlangsung di istana Baitul Mulkiah atau Rumah Laut Pakunegara statement ini dikeluarkan oleh Gusti Mustaan


Demikian siaran berita ini yg di konfirmasikan ke awak media harian djakarta(tim red)

Komentar