Bupati Selalu Menghimbau Untuk Menghilangkan Kutipan Kutipan, Namun Kepsek Masih Kutip 50 Ribu Dari Siswa Penerima KIP


Simalungun, Hariandjakarta
Sebagai Bupati kabupaten simalungun, Radiapoh H sinaga yang selalu menghimbau kepada bawahanya, terkhusus pada dinas pendidikan agar tidak melakukan pengutipan dalam melayani, Hal itu terlihat tidak diindahkan oleh sala satu kepala sekolah SD di kecamatan Jorlang Hataran. Rabu (13/4/22).

Sebagai narasumber informasi, seorang laki laki berkisar usia 55 tahun yang tidak mau disebutkan namanya dalam pemberitaan mengatakan bahwa Tiorisma saragi kepala sekolah SD N 091488 Bah Sampuran kecamatan Jorlang Hataran telah melakukan pengutipan dari 70 siswa sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebesar 50 ribu per orang.

Ia mengatakan kalau Bupati kita selalu menyarankan agar menghentikan pengutipan kepada tenaga pendidik, lalu bagaimana terhadap siswa, ucapnya 
Hariandjakarta.com menyambangi Tiorisma di ruang kerjanya dan mempertanyakan hal tersebut, Tiorisma yang ketika itu sedang bersama para guru di ruangannya sempat terdiam dan  menunjukan sikap kepada Hariandjakarta untuk melihat kearah kertas yang didepanya dan dia tuliskan kata "Saya tidak".

Namun untuk memperjelas jawaban Tiorisma, Hariandjakarta tidak menghiraukan tulisan tersebut dan meminta kepastian jawaban dari ucapanya.
Meskipun Tiorisma membantah namun ia mengakui melainka hanya di beri oleh para orang tua siswa sebagai uang minum.

Dalam penjelasannya Tiorisma mengatakan, Ketika uang sudah berada di Bank, saya hanya memberikan surat keterangan untuk di bawa ke Bank dan selajutnya saya tidak tau mereka pergi ke mana, apakah itu pergi ke pajak atau pulang ke rumah, saya tidak tau.

" Namun Esok harinya orang tua siswa datang dan mengatakan kepada saya, Ibu minum lah iya...dan memberikan 10 ataupun 20 ribu melalui operator..wajar tidak pak ? Kan wajar...Sebut Tiorisma kepada Hariandjakarta"

Diwaktu terpisah, ZW Silalahi kepala dinas pendidikan kabupaten simalungun ketika hendak dimintai tanggapan melalui telpon seluler sepertinya tidak bersedia, Hal itu terlihat dari beberapa kali Hariandjakarta.com menghubungi dalam waktu yang terpisah namun panggilan telpon selalu di alihkan, meskipun telpon sempat tersambung.

Rob's

Komentar