DPRD Simalungun Dominan Tidak Mendukung Dilanjutkan Hak Interpelasi, Hak Interpelasi Berakhir

 




Simalungun, Hariandjakarta
Usulan DPRD kabupaten simalungun melalui fraksi fraksi dalam pengajuan hak interpelasi terhadap Bupati Simalungun Radiapoh H sinaga berakhir. Senin (14/2/22)

Setelah dibacakan jawaban usulan dalam penyampaian hak interpelasi oleh Maraden sinaga dari fraksi PDI Perjuangan, Timbul Jaya Sibarani selaku ketua DPRD kabupaten Simalungun melakukan poting kepada anggota DPRD yang hadir untuk mengambil keputusan.

Dari 39 anggota DPRD yang hadir, 15 orang anggota DPRD menyetujui agar hak interpelasi tetap dilanjutkan dan 23 orang tidak menyetujui, sementara itu 2 orang tidak memberikan hak suara karena tidak mengikuti rapat sampai selesai akibat kurang sehat.

Dengan perbedaan jumlah suara antara 23 suara dengan 15 suara membuat ketua DPRD Timbul jaya sibarani mengambil keputusan hak interpelasi tidak dilanjutkan.

Diwaktu terpisa, Histoni sijabat anggota DPRD dari  fraksi Demokrat salah satu juru bicara pada pengusung hak interpelasi mengatakan merasa legowo atas kekalahan mereka dalam pengajuan hak interpelasi yang dilakukan secara poting.

" Kita dan teman teman sebagai pengusung hak interpelasi tetap legowo meskipun usulan hak interpelasi di hentikan, namun walaupun demikian kami akan tetap semakin teliti dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja Bupati demi membawa Simalungun yang lebih baik."


Penulis, Robinsara silaban

Komentar